Cambuk Rindu

Saat  seperti ini
Aku tidak tahu harus bicara pada siapa.
Kepadamu?
Itu tentu hanya akan mencipta luka baru di dadamu.
Kepadaku?
Sudah pasti takkan pernah kutemukan jawaban barang hanya satu.

Aku butuh tempat bersandar.
Saat udara yang kuhirup terasa berkurang asupannya.
Pun saat kuhembuskan dari rongga hidungku.
Semua terasa menyesakkan.

Aku lagi-lagi harus kehilangan.
Ketika kamu yang kurindu kembali tak mampu hadiahkanku temu
Dan memaksaku terus memeluk bayangmu.
Merasakan detik-demi detik waktu mencambuk dadaku.

0 Response to "Cambuk Rindu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...