Pecinta yang Diam

Seperti dandelion diantara semak belukar, seperti perdu liar di antara bunga-bunga indah yang bermekaran. Aku berbeda dan aku sendirian. Namun kamu selalu ada sebagai tangkai yang membuatku tetap berdiri tegak dan merasa ada.

  • Menu
    • Cerpen
    • Fiksi
    • Puisi
Home › Archive for March 2014
Puisi
Sepasang Doa(Kita)

Sepasang Doa(Kita)

Pada tiap helai daun kering yang jatuh itu skand Di sana tertulis "semoga" yang kerap kau ucapkan Dan "aamiin-ku&q…
Wednesday, March 26, 2014 Add Comment Edit
Puisi
Kabut di Mataku

Kabut di Mataku

Musim telah berganti Di mataku yang langit Awan telah berubah hitam Menampung titik-titik air yang kelak kan menjadi hujan Angin …
6:42 AM Add Comment Edit
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Label

Cerpen Fiksi Puisi

Blog Archive

  • ►  2019 (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2015 (6)
    • ►  March (6)
  • ▼  2014 (21)
    • ►  July (4)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ▼  March (2)
      • Sepasang Doa(Kita)
      • Kabut di Mataku
    • ►  February (3)
    • ►  January (5)
  • ►  2013 (11)
    • ►  December (2)
    • ►  November (6)
    • ►  August (1)
    • ►  February (2)
  • ►  2012 (11)
    • ►  June (3)
    • ►  May (2)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2011 (1)
    • ►  December (1)
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Tama
View my complete profile

Translate

Postingan Populer

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Copyright 2019 Pecinta yang Diam