Dekapmu Yang Hilang; Dalam Diam
Dekapmu adalah tempat ternyaman untuk kumerebahkan lelah
Tapi dimana itu sekarang ??
Tak lagi aku melihatnya
Tak lagi bisa aku mendapatkannya.
Meski kau masih begitu nyata di sini ; di sampingku,
Tapi rasanya kau seolah pergi
Pergi dengan membawa seluruh hati ini
Tak ada yang tersisa
Hanya puing-puing rasa yang tiada pernah lagi kau satukan.
Setelah bongkahan rindu yang mengkristal ini kau hempaskan,
kau menghilang meski ragamu masih dapat kulihat
Mengatas namakan cinta untuk diammu yang entah.
Aku merintih
Letih dan kucoba untuk berlari
Kau tak perduli tapi selalu menahanku untuk pergi.
Aku terjatuh dan kucoba berdiri dan berlari--lagi
Ikatanmu di kakiku menahanku
Aku terseok, terseret oleh rantaimu
dan kemudian kau memasungku dalam kata "Tidak Akan"
Tak ada lagi yang bisa aku lakukan
hanya diam.
Diam dan terus diam--sepertinya memang itu yang kau inginkan.
Tapi dimana itu sekarang ??
Tak lagi aku melihatnya
Tak lagi bisa aku mendapatkannya.
Meski kau masih begitu nyata di sini ; di sampingku,
Tapi rasanya kau seolah pergi
Pergi dengan membawa seluruh hati ini
Tak ada yang tersisa
Hanya puing-puing rasa yang tiada pernah lagi kau satukan.
Setelah bongkahan rindu yang mengkristal ini kau hempaskan,
kau menghilang meski ragamu masih dapat kulihat
Mengatas namakan cinta untuk diammu yang entah.
Aku merintih
Letih dan kucoba untuk berlari
Kau tak perduli tapi selalu menahanku untuk pergi.
Aku terjatuh dan kucoba berdiri dan berlari--lagi
Ikatanmu di kakiku menahanku
Aku terseok, terseret oleh rantaimu
dan kemudian kau memasungku dalam kata "Tidak Akan"
Tak ada lagi yang bisa aku lakukan
hanya diam.
Diam dan terus diam--sepertinya memang itu yang kau inginkan.
0 Response to "Dekapmu Yang Hilang; Dalam Diam"
Post a Comment